MEDIA TANAM HIDROPONIK ROCKWOOL DAN PERLITE
HELLO…
Bagaimana nih kabarnya para hoters? Masih semangat untuk melanjutkan pembahasan terkait media tanam hidroponik yang lain kan?
Sudah tidak sabar ya kita untuk melanjutkan pmbahasan kita
bagian ini
baiklah….
selanjutnya ada
Rockwool merupakan media tanam yang sangat terkenal dikalangan para petani Hidroponik. Hal ini dikarenakan banyaknya keunggulan yang dimiliki Rockwool dibanding dengan media tanam lainnya.
Berikut ini adalah berbagai kelebihan dan kekurangan Rockwool sebagai media tanam Hidroponik:
Kelebihan Rockwool menurut Aprilian (2018) :
a. Rockwool mampu menahan air dengan baik.
Rockwool memiliki daya simpan air dan daya resap air yang sangat baik sehingga sangat cocok digunakan sebagai media tanam. Rockwool menyimpan air dalam serat-seratnya 14 kali lebih baik dari tanah sehingga tanaman yang ditanam 4 dalam rockwool tetap terlihat segar dan lembab. Namun saat menggunakan rockwool sebaiknya jangan melakukan penyiraman berlebihan.
b. Steril dari patogen
Rockwool adalah media tanam yang diproduksi oleh pabrik yang sudah disterilisasi dengan baik sehingga tidak mengandung bakteri dan mikroorganisme yang berbahaya bagi tanaman. Media rockwool tidak perlu disterilisasi terlebih dahulu sebelum digunakan.
c. Memiliki tingkat aerasi yang baik.
Salah satu faktor yang juga mempengaruhi pertumbuhan tanaman adalah oksigen. Bagian tubuh tumbuhan memerlukan oksigen untuk bernafas seperti akar. Rockwool memiliki pori-pori dalam seratnya yang dapat menyimpan oksigen dan memberikan aerasi yang baik bagi akar tanaman.
d. Mudah disesuaikan penggunaannya
Rockwool memiliki bentuk dan tekstur yang mudah disesuaikan dengan ukuran maupun bentuk wadah tanam, rockwool juga dapat digunakan sebagai media semai dengan memotong sesuai ukuran yang diinginkan.
Kekurangan
rockwool menurut Aprilian (2018)
a. Memiliki pH cukup tinggi Rockwool
terbuat dari pecahan kaca, keramik, dan batuan basalt sehingga kadar pH rockwool cukup tinggi. Sebaiknya tidak digunakan untuk tanaman yang membutuhkan pH yang relative rendah.
b. Tidak ramah lingkungan
Rockwool merupakan media tanam kurang ramah lingkungan karena terbuat dari batuan dan pasir yang dapat meninggalkan residu bahan kimia bagi tanaman dan lingkungan. Selain itu rockwool juga cukup sulit terurai oleh tanah sehingga dapat menyebabkan penumpukan sampah dan pencemaran tanah.
c. Berdampak bagi kesehatan
Tidak baik berada disekitar rockwool terlalu lama karena udara disekitar rockwool bisa terkontaminasi debu dan pasir yang tentunya tidak baik untuk kesehatan terutama organ pernafasan. Saat menggunakan rockwool sebaiknya menggunakan masker untuk mengurangi resiko tersebut.
d. Harganya yang cukup tinggi berkisar 60.000 – 80.000/ slab.
PERLITE
Perlite adalah sejenis bebatuan yang berwarna putih dan berasal dari batu silica yang telah dipanaskan dengan suhu yang sangat tinggi. Pemanasan batu silica dengan suhu yang sangat tinggi maka akan berubah bentuk menjadi cairan lalu dicetak dengan ukuran yang sangat kecil. Media perlite, dalam penggunaannya sebaiknya ditambah media lain seperti cocopeat. Harga jual media perlite Rp 50.000/kg. Media perlite juga mempunyai kelemahan dan kelebihan. Kekurangan media perlite adalah memiliki sifat yang terlalu ringan sehingga media perlite mudah tercuci dan terbawa air pada sistem hidroponik dinamis.
Menurut Susilawati (2019), kelebihan media perlite, antara lain:
1. Memiliki aerasi yang sangat cukup bagus.
2. Memiliki pH yang netral atau stabil.
3. Memiliki
berat yang ringan seperti gabus.
4. Memiliki daya serap yang tinggi
Nah…
Bagaimana teman-teman sudah pada tahukan kelebihan dan kekurangan masing-masing media tanam hidroponik. Jangan lupa setiap hari kita akan memberikan informasi menarik terkait hidroponi.
Jangan lupa pembahasan
kita terkait jenis media tanam belum selesai ya teman-teman
see you tomorrow ...
Sumber :
Aprilian Fitrah, Putra. 2018. Perkecambahan Benih Beringin (Ficus Benjamina L.) Pada Media Tanah, Pasir, Dan Rockwool Di Rumah Kaca Germination Of Beringin (Ficus Benjamina L.) Seeds On Soil, Sand, And Rockwoolin Greenhouse. Jurnal Sylva Scienteae. 1(1) : 136-142
Susilawati. (2019). Dasar-dasar Bertanam Secara Hidroponik. Palembang: Unsri Press



Comments
Post a Comment