Proses Penyemaian Pada Hidroponik
HAIIIIII HOTERSSS
Makin jauhhh kelihatannya semakin menantang yaaa teman-teman. Udah pada paham
terkait penyemaian? Berikut akan kita bahas terkait penyemaian.
Penyemaian merupakan tahap awal dalam berkebun hidroponik. Media yang digunakan yaitu rockwool (Murali et al. 2011). Cara menyemai yaitu :
1. Media tanam rockwool dipotong kecil, diletakkan di atas wadah, dan dibasahi dengan air secukupnya agar basah;
2. Pada rockwool dibuat lubang dengan menggunakan tusuk gigi untuk tempat bibit
3. Bibit tanaman dimasukkan ke dalam lubang dan wadah disimpan di dalam tempat gelap; Untuk tanaman yang menjulang tinggi seperti sawi, bayam dan kangkung, 1 rockwool bisa diisi 2-3 benih, tetapi untuk yang tumbuh kesamping seperti pakchoy dan selada cukup 1 benih saja. Untuk cabe dan tomat cukup 1-2 benih.
4. Kelembaban rockwool harus diperiksa secara berkala. Apabila kering, maka perlu ditambahkan air.
5. Setelah 1-4 hari, benih akan pecah yang ditandai dengan warna putih. Lamanya pecah tergantung dari jenis tanaman;
6. Jika benih tanaman sudah pecah, maka wadah ditempatkan di daerah yang terkena sinar matahari minimal 6 jam sehari;
7. Setelah berdaun empat, tanaman dipindahkan ke instalasi hidroponik yang telah diberi pupuk cair sesuai dengan konsentrasi yang dibutuhkan tanaman.
Sumber:
Murali MR, Soundaria M, Maheswari V, Santhakumari P, Gopal. V. 2011. Hydroponics, a novel alternative for geoponic cultivation of medicinal plants and food crops. Int. J. Pharm. Bio. Sci. 2(2):286-296.
Comments
Post a Comment